Rabu, 02 Desember 2015

Rencana Tuhan

Diposting oleh Syifa di Rabu, Desember 02, 2015


Jodoh, Rezeki dan Maut merupakan kehendak Allah dan kita sebagai manusia tidak bisa mengubah apa yang sudah ditakdirkan Allah. Hari ini, keluarga besar H. Ibrahim berduka, telah berpulang ke rahmatullah, telah kembali ke dalam pangkuan Allah, saudara kami tercinta, Mba Uti. 


Jujur, karena keluarga saya merupakan keluarga besar, saya pun terkadang tidak terlalu akrab (dalam arti kenal namun tidak terlalu intens) dengan saudara-saudara dari keluarga besar, namun tidak untuk mbak yang satu ini, mbak uti. Dari Mbak Uti, saya ngerasain hangatnya punya seorang kakak seperti kakak kandung (karena saya anak pertama dan gak punya seorang kakak). Senyum mbak uti, tawa mbak uti, bahkan suara mbak uti masih membekas di hati dan perasaan syifa, mbak. Waktu mama jatuh dan di bawa ke rs, mbak orang yang paling peduli, yang nanyain udah makan atau belum, yang bawain makanan untuk syifa dan naad, yang nungguin sampai malam. Takdir gak ada yang tahu, bulan April lalu, mbak masih bantun syifa untuk jadi partisipan skripsi, kita juga masih ngobrol nanyain kabar satu sama lain lewat bbm, nanyain kabar anak-anak mbak uti, Oktober lalu pun, mbak masih sempet ngucapin selamat ulang tahun ke syifa lewat bbm, namun sekarang mbak ninggalin kita semua dengan kenangan manis yang akan terus tetap hidup dalam hati keluarga.


Sekarang syifa bingung mau nulis apa, yang keluar hanya air mata mengenang kenangan manis bersama mbak uti. Allah sayang sama mbak uti, Allah cinta mbak uti, Allah ingin memberi kebahagiaan lain buat mbak uti. Selamat Jalan, Mbak Uti. Tuhan punya rencana indah lain untuk mu.  Terima kasih untuk semua kebahagiaan yang telah kau beri, kami semua sangat sayang padamu.

0 komentar on "Rencana Tuhan"

Posting Komentar

 

Catatan Tangan Syifa Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal