Beberapa menit lagi kita akan menyambut 2016
To 2015, terima kasih atas semua tangis, tawa, pengalaman, kenyataan dan harapan. Terimakasih untuk semua pelajaran berharga sepanjang 2015, dari Magang, Gagal melaju Sidang sampai Akhirnya 30 Desember 2015 kemarin gue SIDANG. Terimakasih. Terima kasih :)
Kamis, 31 Desember 2015
Rabu, 09 Desember 2015
Libur-an (Jungle-Land)
Selamat Pagi
Pagi Indonesia, selamat merayakan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah di daerah kalian masing-masing yaaaaa, jangan lupa memilih pilihan yang sesuai yaaaa. and Selamat Liburan juga buat kalian-kalian semua. Eniwei ngomong-ngomong soal liburan, hari ini aku mau bahas mengenai salah satu destinasi wisata yang cocok untuk menemani liburan kalian yaitu Jungle Land Bogor. Diantara kalian pasti udah gak asing dong dengan nama ini atau sering banget kesini dan gak ada salahnya dong ya kita bahas ini.
Pagi Indonesia, selamat merayakan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah di daerah kalian masing-masing yaaaaa, jangan lupa memilih pilihan yang sesuai yaaaa. and Selamat Liburan juga buat kalian-kalian semua. Eniwei ngomong-ngomong soal liburan, hari ini aku mau bahas mengenai salah satu destinasi wisata yang cocok untuk menemani liburan kalian yaitu Jungle Land Bogor. Diantara kalian pasti udah gak asing dong dengan nama ini atau sering banget kesini dan gak ada salahnya dong ya kita bahas ini.
Jungle Land
kawasan wisata ini terletak di Jungleland Boulevard No. 1, Kawasan Sentul Nirwana,Sentul City,Jawa Barat. Mau cerita sedikit, jadi tuh sebenernya ini pertama kalinya gue ke tempat wisata taman hiburan. sebagai penyandang disabilitas, rasanya sulit banget untuk ke taman hiburan mengingat mobilisasi nya susah untuk kemana-mana, dan akhirnya kemarin pecah telor juga. GUE KE TAMAN HIBURAN YUUUUUUUHUUUUUUU!!!!. Jadi kan papa itu seorang dosen dan beliau dapet tiket masuk jungle-land dari mahasiswanya dan berlaku sampai akhir november. Karena sayang kalau gak dipake akhirnya berangkat lah kami semua ke sana menggunakan salah satu moda transportasi Grab Car (jujur nyaman banget pake ini, mobilnya mulus, ac nya bagus dan masih kenceng, mobilnya lega dan biayanya wajar dan gak terlalu mahal, dan drivernya ramah pula dan mobilnya lumayan besar untuk dimasuki kursi roda, recommended buat yg mau kesini tapi gak mau bawa kendaraan pribadi). Lanjut. Perjalanan kesini tuh perjuangan banget serba dadakan, dan saat itu hari minggu 29 november cuaca mendung dan hujan deras jadilah kita bingung jalan gak ya. bermodalkan nekat dan tiket masuk gratis (karena tiket nya lumayan mahal :'') sayang banget kan kalau gak dipake :D) akhirnya kami memutuskan untuk berangkat. Sesampainya di sana.... wiiiiiih dinginnya brooooo sist. Jungle Land itu kan deket sama gunung putri dan saat itu cuaca hujan jadilah disana sejuk sejuk dingin gitu. Intinya semesta mendukung gue untuk liburaaaaaan, adem beneeeeer.
Sebelum memulai memasuki "pintu utama" jungle land, ada baiknya sih persiapkan diri dulu untuk bener-bener siap dengan wahana menyenangkan jungle land. Persiapan gue adalah mengatur diri gue di toilet :D. Ngomong-ngomong soal toilet, toilet disini lumayan bersih sih dan lumayan lega untuk masuk kursi roda, tapi masalahnya wc nya berbentuk kubikel-kubikel gitu dan kursi roda tertahan gak bisa masuk dan jadilah hanya berhenti di depan pintu wc dan selanjutnya gue dipapah(di tuntun) nyokap untuk masuk dan keluar wc. Harapannya sih semoga pihak jungle-land bisa membuatkan satu wc yang muat untuk masuk kursi roda di setiap toilet untuk pengguna kursi roda, Amiiin. Next, setelah gue siap akhirnya kita mulai masuk ke dalam Jungle Land. Nah untuk pengguna kursi roda, kita masuk lewat jalur sebelah kiri di sana ada jalur lebar yang bisa di lewati pengguna kursi roda. Ketika sudah melewati bagian ticketing, kita dihadapkan dengan pemandangan berkabut tipis akibat hujan dan udara yg dingin dan seger bangeeeeeeeeeeet. Nih liat nih gambar gambar berikut. Dingin dingin seger banget kan (ini diambil sekitar pukul setengah 12 siang)
dan yang ini gambar keluarga gue :D (papa, mama, nenek, naad dan gue)
*liat deh tanah nya masih basah bekas air hujan
setelah puas melihat-lihat suasana tibalah saat nya mencoba wahana. Let's Go~~
To be Continued....
Rabu, 02 Desember 2015
Rencana Tuhan
Jodoh, Rezeki dan Maut merupakan kehendak Allah dan kita
sebagai manusia tidak bisa mengubah apa yang sudah ditakdirkan Allah. Hari ini,
keluarga besar H. Ibrahim berduka, telah berpulang ke rahmatullah, telah
kembali ke dalam pangkuan Allah, saudara kami tercinta, Mba Uti.
Jujur, karena keluarga saya merupakan keluarga besar, saya
pun terkadang tidak terlalu akrab (dalam arti kenal namun tidak terlalu intens)
dengan saudara-saudara dari keluarga besar, namun tidak untuk mbak yang satu
ini, mbak uti. Dari Mbak Uti, saya ngerasain hangatnya punya seorang kakak
seperti kakak kandung (karena saya anak pertama dan gak punya seorang kakak). Senyum mbak uti, tawa mbak uti, bahkan suara mbak uti
masih membekas di hati dan perasaan syifa, mbak. Waktu mama jatuh dan di bawa
ke rs, mbak orang yang paling peduli, yang nanyain udah makan atau belum, yang bawain
makanan untuk syifa dan naad, yang nungguin sampai malam. Takdir gak ada yang tahu,
bulan April lalu, mbak masih bantun syifa untuk jadi partisipan skripsi, kita juga
masih ngobrol nanyain kabar satu sama lain lewat bbm, nanyain kabar anak-anak
mbak uti, Oktober lalu pun, mbak masih sempet ngucapin selamat ulang tahun ke
syifa lewat bbm, namun sekarang mbak ninggalin kita semua dengan kenangan manis
yang akan terus tetap hidup dalam hati keluarga.
Sekarang syifa bingung mau nulis apa, yang keluar
hanya air mata mengenang kenangan manis bersama mbak uti. Allah sayang sama mbak
uti, Allah cinta mbak uti, Allah ingin memberi kebahagiaan lain buat mbak uti.
Selamat Jalan, Mbak Uti. Tuhan punya rencana indah lain untuk mu. Terima kasih untuk semua kebahagiaan yang
telah kau beri, kami semua sangat sayang padamu.
Rabu, 18 November 2015
Ber-HIJAB
Sebulan
yang lalu, lingkungan sekitar saya (ya palingan sekitaran kampus-rumah,
rumah-kampus) “geger” dengan penampilan baru saya. Kalau biasanya orang-orang ngeliat
saya dengan rambut panjang tergerai dan terurai bak iklan-iklan sampo, sekarang
orang ngeliat saya berbeda. Berhijab. Ketika orang ngeliat saya pakai hijab,
responnya tuh beda-beda (dan alhamdulillahnya semua positif). “Syif, pakai hijab
sekarang?”, “Syif, udah berapa lama?” “Alhamdulillah kak syifa, “Semoga
istiqomah ya Syif” begitu seterusnya ketika gue ketemu orang-orang. Dan respons
yang paling banget di suka sih ya “Syif, cantik banget pak kerudung” (ya
walaupun saya gak tahu apakah pujian itu datang dari hati atau cuma keluar dari
mulut semata, tapi saya tetep suka sih, ya wanita mana sih yang gak senang dipuji
apalagi ini perdana saya pakai kerudung, dan pujian ini salah satu motivasi
untuk terus berhijab.
Dan banyak
orang-orang penasaran kenapa akhirnya berhijab, gak ada angin gak ada hujan eh
tiba-tiba kerudungan, biasanya gerai-gerai rambut, dan suka benerin rambut yang
ketiup angin eh sekarang sudah kerudungan.
Banyak faktor yang membuat saya akhirnya kerudungan. Semua anggota keluarga
(minus papa, karena papa pakai peci gak mungkin pakai kerudung) menggunakan
kerudung mulai dari mama sampai kedua adik saya yang sudah lebih dahulu
menggunakan kerudung, saya saja yang belum. Dari situ saya merasa ada sedikit
tekanan melihat ketika jalan sekeluarga saya saja yang masih menggunakan lengan
pendek dan rok pendek (gak pendek banget sih, di bawah lutut beberapa senti lah).
Kemudian, sempat tergerak hatinya untuk menggunakan kerudung, waktu itu pas
puasa Ramadhan lagi nonton acara talkshow dan bahasannya tentang menutup aurat gitu,
dan materi yang dibawain bener bener nyentuh relung hati terdalam dan berpikir
untuk pakai kerudung, namun niat baik saya untuk menutup aurat tertunda lagi. dua bulan setelah puasa Ramadhan,
itu kan hari raya idul-adha, ketika saya mengikuti salat idul adha, saya mulai
mencoba menggunakan kerudung secara penuh, dengan arti-an tidak hanya
dilekatkan di kepala dan masih memperlihatkan poni namun sudah mencoba
menggunakan ciput dan benar-benar menutup kepala. Namun, niat saya menggunakan
kerudung masih setengah setengah dan masih tutup buka kerudung. Kemudian, di
hari yang berbeda, saya pergi ke pusat perbelanjaan untuk service laptop
(laptop saya keyboardnya rusak) dan saya mencoba niatkan kembali untuk berhijab
dan kali ini saya merasa ada sesuatu yang nyaman sekali pada diri saya, nyaman
yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Selepas dari kejadian itu, saya
masih beberapa kali melepas kerudung, namun sensasinya beda, saya merasa malu,
dan saya merasa tidak nyaman dengan apa yang saya kenakan. Kemudian saya bertanya
pada diri saya, apa yang sebenarnya terjadi, dan apakah ini petunjuk agar saya
menutup aurat?. Kemudian lagi dan lagi
saya meniatkan diri untuk menggunakan hijab dan ini sudah berlangsung sampai
sekarang, kira-kira sudah sebulan saya menggunakan hijab, tanpa buka tutup buka
tutup lagi dan selama sebulan ini saya merasa nyaman yang tidak bisa di
definisikan.
Dan ya,,,
semoga saya bisa terus istiqomah sampai seterusnya, dan semoga dengan kerudung
ini saya bisa hijrah kepada kebaikan dan semoga dengan langkah yang saya ambil
ini saya bisa terus menerus memperbaiki diri. Amiiiin.
*eniwei ketika gue memutuskan untuk menggunakan kerudung,
orang-orang pada bilang wajah gue makin mirip sama mama, iya gak sih???
hayooo coba mana yang syifa mana yang mama-nya syifa???
From : syifa
(yang katanya lebih cantik kalau pakai
kerudung)
Jumat, 13 November 2015
Kembali
yaaaa...tes tes...1...2..3
huffft, tegang ya mau nulis blog doang, wahahaha,, padahal blog blog sendiri, follower juga cuma sedikit, gak ada yang tau lo nge pos apa enggak kan :')
Jadi....kenapa gue akhirnya nge-blog lagi? hmmm kenapa ya???
Sejujurnya gue adalah wanita yg paling males nulis dan males ngetik, dan gue lebih suka ngoceh, karena ide-ide di otak gue berkeliaran lalu lalang tanpa batas dan sulit diatur jadi gue lebih suka langsung ngoceh apa yg gue pikirin daripada menulis. Dan ketika gue coba nulis semua ide gila gue...blam...semuanya ilang. bukan idenya yang ilang, tapi alurnya yang ilang. Gini ya gue analogikan, gue basis nya kuliah di jurusan yang klo mau nulis sesuatu harus di pikirin dan jangan cuma ngoceh doang dan hal tersebut kebawa saat gue nulis tulisan "curhat" ini, gue mikir apa tangan gue ngetiknya apa, gak sinkron men. Gue selalu berpikir, dan ide ide gila dan lepas gue selalu muncul dalam pikiran tapi pas gue tulis,,, kakunya subhanallah sekali. Dan oleh karena itu kenapa gue akhirnya waktu itu bikin blog karena gue ingin melatih kemampuan menulis gue secekatan kemampuan berpikir gue (sampai sekarang masih berusaha ya dan semoga gak jadi wacana).
pernah suatu ketika gue ditanyai oleh beberapa teman "kok udah jarang nge-blog lagi sih?" "nulis dong" dan lain sebagainya. Pada dasarnya, gue sebenarnya nge-blog kok, tapi hanya untuk gonta ganti template dan theme blog berulang kali (klo kalian perhatiin , gue sering banget gonta ganti template blog), itu karena seru bangeeeeeeet, cari yang cocok, gak cocok ganti, cari lagi, ganti lagi begitu terus sampai negara api menyerang. dan ketika udh sampai di lembar entri blog, barulah kebingungan setengah mampus, padahal banyak banget ide yang pengen gue tulis. sedih kan ya jadi gue :(. makanya post-an blog gue dikit (follower gue jg dikit) ya gara gara itu.
padahal cita-cita impian terbesar dalam hidup gue adalah menjadi penulis terkenal dengan banyak buku best-seller, dan bisa menjadi produser film untuk judul buku novel-novel gue AMIIIIIN. tapi ya gimana lo mau terkenal klo lo jarang nulis, iya kan???. but, eniwei, gue gak males males nulis amat sih sebenernya, gue tuh lebih sering nulis ide gue di kertas/buku catatan. setiap ada apapun yg melintas di pikiran gue selalu dan selalu gue tulis, kalo pas gue belajar sih, ini namanya proses metakognisi yang artinya kita memantau proses kerja otak kita (ribet kan, sama, waktu gue belajar dulu juga gitu)., tapi adanya proses itu sedikit banyak membantu gue yang notabene nya blank saat dihadapkan pada layar kosong. dengan adanya metode ini, gue punya senjata, peluru-peluru untuk menggempur layar kosong dengan huruf-huruf cantik. metode ini lumayan membantu gue menulis ide-ide tulisan gue. gue jadi tau apa yg otak gue pikirin dan gue jadi tau apa yang harus gue lakuin untuk ide ini.
dan dengan janji (bukan lagu " tapi janji tinggal janji") ini gue berusaha untuk kedepannya mulai nulis lagi,ngisi lembar demi lembar halaman blog, dan ngembangin bakat gue lagi dan ngejar cita gue. Amiiiiin. doakan ya. kawan.
ttd
seorang wanita yang berusaha mengejar cita-cita (bukan cita-citata).
*kalau mau nang-gepin atau komen boleh loh, terima banget malah, blog sepi nih, pengen kayak orang-orang yg blog nya rame :D*
Langganan:
Postingan (Atom)

