Rabu, 18 November 2015

Ber-HIJAB

Diposting oleh Syifa di Rabu, November 18, 2015 0 komentar


                Sebulan yang lalu, lingkungan sekitar saya (ya palingan sekitaran kampus-rumah, rumah-kampus) “geger” dengan penampilan baru saya. Kalau biasanya orang-orang ngeliat saya dengan rambut panjang tergerai dan terurai bak iklan-iklan sampo, sekarang orang ngeliat saya berbeda. Berhijab. Ketika orang ngeliat saya pakai hijab, responnya tuh beda-beda (dan alhamdulillahnya semua positif). “Syif, pakai hijab sekarang?”, “Syif, udah berapa lama?” “Alhamdulillah kak syifa, “Semoga istiqomah ya Syif” begitu seterusnya ketika gue ketemu orang-orang. Dan respons yang paling banget di suka sih ya “Syif, cantik banget pak kerudung” (ya walaupun saya gak tahu apakah pujian itu datang dari hati atau cuma keluar dari mulut semata, tapi saya tetep suka sih, ya wanita mana sih yang gak senang dipuji apalagi ini perdana saya pakai kerudung, dan pujian ini salah satu motivasi untuk terus berhijab.
                Dan banyak orang-orang penasaran kenapa akhirnya berhijab, gak ada angin gak ada hujan eh tiba-tiba kerudungan, biasanya gerai-gerai rambut, dan suka benerin rambut yang ketiup angin  eh sekarang sudah kerudungan. Banyak faktor yang membuat saya akhirnya kerudungan. Semua anggota keluarga (minus papa, karena papa pakai peci gak mungkin pakai kerudung) menggunakan kerudung mulai dari mama sampai kedua adik saya yang sudah lebih dahulu menggunakan kerudung, saya saja yang belum. Dari situ saya merasa ada sedikit tekanan melihat ketika jalan sekeluarga saya saja yang masih menggunakan lengan pendek dan rok pendek (gak pendek banget sih, di bawah lutut beberapa senti lah). Kemudian, sempat tergerak hatinya untuk menggunakan kerudung, waktu itu pas puasa Ramadhan lagi nonton acara talkshow dan bahasannya tentang menutup aurat gitu, dan materi yang dibawain bener bener nyentuh relung hati terdalam dan berpikir untuk pakai kerudung, namun niat baik saya untuk menutup aurat  tertunda lagi. dua bulan setelah puasa Ramadhan, itu kan hari raya idul-adha, ketika saya mengikuti salat idul adha, saya mulai mencoba menggunakan kerudung secara penuh, dengan arti-an tidak hanya dilekatkan di kepala dan masih memperlihatkan poni namun sudah mencoba menggunakan ciput dan benar-benar menutup kepala. Namun, niat saya menggunakan kerudung masih setengah setengah dan masih tutup buka kerudung. Kemudian, di hari yang berbeda, saya pergi ke pusat perbelanjaan untuk service laptop (laptop saya keyboardnya rusak) dan saya mencoba niatkan kembali untuk berhijab dan kali ini saya merasa ada sesuatu yang nyaman sekali pada diri saya, nyaman yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Selepas dari kejadian itu, saya masih beberapa kali melepas kerudung, namun sensasinya beda, saya merasa malu, dan saya merasa tidak nyaman dengan apa yang saya kenakan. Kemudian saya bertanya pada diri saya, apa yang sebenarnya terjadi, dan apakah ini petunjuk agar saya menutup aurat?. Kemudian  lagi dan lagi saya meniatkan diri untuk menggunakan hijab dan ini sudah berlangsung sampai sekarang, kira-kira sudah sebulan saya menggunakan hijab, tanpa buka tutup buka tutup lagi dan selama sebulan ini saya merasa nyaman yang tidak bisa di definisikan.
                Dan ya,,, semoga saya bisa terus istiqomah sampai seterusnya, dan semoga dengan kerudung ini saya bisa hijrah kepada kebaikan dan semoga dengan langkah yang saya ambil ini saya bisa terus menerus memperbaiki diri. Amiiiin.

*eniwei ketika gue memutuskan untuk menggunakan kerudung, orang-orang pada bilang wajah gue makin mirip sama mama, iya gak sih???





hayooo coba mana yang syifa mana yang mama-nya syifa???





From : syifa
           (yang katanya lebih cantik kalau pakai kerudung)     

Jumat, 13 November 2015

Kembali

Diposting oleh Syifa di Jumat, November 13, 2015 2 komentar


yaaaa...tes tes...1...2..3

huffft, tegang ya mau nulis blog doang, wahahaha,, padahal blog blog sendiri, follower juga cuma sedikit, gak ada yang tau lo nge pos apa enggak kan :')

Jadi....kenapa gue akhirnya nge-blog lagi? hmmm kenapa ya???

Sejujurnya gue adalah wanita yg paling males nulis dan males ngetik, dan gue lebih suka ngoceh, karena ide-ide di otak gue berkeliaran lalu lalang tanpa batas dan sulit diatur jadi gue lebih suka langsung ngoceh apa yg gue pikirin daripada menulis. Dan ketika gue coba nulis semua ide gila gue...blam...semuanya ilang. bukan idenya yang ilang, tapi alurnya yang ilang. Gini ya gue analogikan, gue basis nya kuliah di jurusan yang klo mau nulis sesuatu harus di pikirin dan jangan cuma ngoceh doang dan hal tersebut kebawa saat gue nulis tulisan "curhat" ini, gue mikir apa tangan gue ngetiknya apa, gak sinkron men. Gue selalu berpikir, dan ide ide gila dan lepas gue selalu muncul dalam pikiran tapi pas gue tulis,,, kakunya subhanallah sekali. Dan oleh karena itu kenapa gue akhirnya waktu itu bikin blog karena gue ingin melatih kemampuan menulis gue secekatan kemampuan berpikir gue (sampai sekarang masih berusaha ya dan semoga gak jadi wacana).

pernah suatu ketika gue ditanyai oleh beberapa teman "kok udah jarang nge-blog lagi sih?" "nulis dong" dan lain sebagainya. Pada dasarnya, gue sebenarnya nge-blog kok, tapi hanya untuk gonta  ganti template dan theme blog berulang kali (klo kalian perhatiin , gue sering banget gonta ganti template blog), itu karena seru bangeeeeeeet, cari yang cocok, gak cocok ganti, cari lagi, ganti lagi begitu terus sampai negara api menyerang. dan ketika udh sampai di lembar entri blog, barulah kebingungan setengah mampus, padahal banyak banget ide yang pengen gue tulis. sedih kan ya jadi gue :(. makanya post-an blog gue dikit (follower gue jg dikit) ya gara gara itu.

padahal cita-cita impian terbesar dalam hidup gue adalah menjadi penulis terkenal dengan banyak buku best-seller, dan bisa menjadi produser film untuk judul buku novel-novel gue AMIIIIIN. tapi ya gimana lo mau terkenal klo lo jarang nulis, iya kan???. but, eniwei, gue gak males males nulis amat sih sebenernya, gue tuh lebih sering nulis ide gue di kertas/buku catatan. setiap ada apapun yg melintas di pikiran gue selalu dan selalu gue tulis, kalo pas gue belajar sih, ini namanya proses metakognisi yang artinya kita memantau proses kerja otak kita (ribet kan, sama, waktu gue belajar dulu juga gitu)., tapi adanya proses itu sedikit banyak membantu gue yang notabene nya blank saat dihadapkan pada layar kosong. dengan adanya metode ini, gue punya senjata, peluru-peluru untuk menggempur layar kosong dengan huruf-huruf cantik. metode ini lumayan membantu gue menulis ide-ide tulisan gue. gue jadi tau apa yg otak gue pikirin dan gue jadi tau apa yang harus gue lakuin untuk ide ini.

dan dengan janji (bukan lagu " tapi janji tinggal janji") ini gue berusaha untuk kedepannya mulai nulis lagi,ngisi lembar demi lembar halaman blog, dan ngembangin bakat gue lagi dan ngejar cita gue. Amiiiiin. doakan ya. kawan.



ttd
seorang wanita yang berusaha mengejar cita-cita (bukan cita-citata). 



*kalau mau nang-gepin atau komen boleh loh, terima banget malah, blog sepi nih, pengen kayak orang-orang yg blog nya rame :D*

 

Catatan Tangan Syifa Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal