Selasa, 30 Juli 2013

Review Film: Pride and Prejudice (2005)

Diposting oleh Syifa di Selasa, Juli 30, 2013


mungkin aku jatuh cintaaa


yaaa.... jatuh cinta sama sebuah film Pride and Prejudice....

 

Jadi baru-baru ini aku ke toko buku gramedia , biasa hunting-hunting buku gitu abis bosen kan dirumah diem aja. Sesampainya di gramed mulai sesi cari mencari buku, dan sesi kalap mata dan kuras dompet (buku nya mahal). Pas lagi liat-liat sekilas ngeliat rak buku roman gitu dan ngeliat buku Pride and Prejudice nya Jane Austen . tanpa pikir panjang akhirnya ngambil lah buku itu (ya walaupun harganya sedikit gak bersahabat untuk kantong mahasiswa bokek yang sedang dalam proses liburan).

 

 

Karena penasaran sama buku pride and prejudice akhirnya aku buka lah buku nya dan baca layaknya orang ke hausan. Selesai baca buku nya seperti orang kecanduan saya mencari film nya dan akhirnya ketemu lah movie Pride and Prejudice (2005). Sama dengan novel nya film ini dimulai dengan menceritakan tentang keluarga Bennet yang heboh gara-gara mereka mendengarkan keluarga kaya Bingley datang dan berencana menetap ke Netherfield. Mereka sibuk untuk mempersiapkan segalanya. Keluarga Bennet itu terdiri dari 5 orang bersaudara Jane Bennet yang sangat cantik, Elizabeth Bennet yang pintar, Mary Bennet yang pendiam, Lidya Bennet dan Kitty Bennet yang mungkin menurutku sama-sama centil

 

 

Scene selanjutnya ada di pesta dansa dimana keluarga bennet hadir semua karena tak ingin ketinggalan untuk melihat Keluarga Bingley. Saat yang dinantikan tiba, keluarga Bingley hadir. Tuan Charles Bingley (Mr.Bingley), Charoline Bingley dan sahabat baik Mr.Bingley yakni William Darcy (Mr. Darcy). Karakter Mr. Bingley sangat ramah dan baik hati berbeda 180 derajat dengan sahabat nya, Mr. Darcy yang terkesan angkuh dan dingin. Adegan pertama yang kusuka adalah saat keluarga Bingley dan Mr. Darcy datang, saat tatapan mata Darcy dan Elizabeth bertemu untuk pertama kalinya. (Menurutku tatapan mata ini yang dari awal membuat Darcy mungkin jatuh cinta sama Elizabeth, tatapan mata yang beda dari cewek Inggris kebanyakan pada era itu)

Scene berikut bisa ditebak lah Mrs. Bennet menjodohkan Putri Sulung nya Jane Bennet dengan Mr. Bingley, dan bisa ditebak juga Mr. Bingley juga suka (dari gerak-gerik nya ketauan banget, tatapan mata Mr. Bingley ke Jane itu tatapan mata cinta banget #eeaaaa)

Trus balik ke pasangan yang aku sukai Elizabeth dan Darcy gencatan senjata diantara mereka terus terjadi, prasangka diantara keduanya terus menerus bertumpuk. Elizabeth mengira darcy jahat terhadap Wickham ---tentara yang diam-diam mencuri hati lizzy--- Ngomong-ngomong soal wickham, wickham itu yang main the boys and the striped pyjamas yang jadi tentara bukan sih? Soal nya mukanya mirip gitu.

Trus muncul lagi tokoh bernama Mr.Collins. Mr.Collins ini adalah sepupu keluarga bennet. Jadi jika ayah mereka Mr. Bennet meninggal rumah mereka otomatis jatuh ke Collins ini karena anak dari Mr.Bennet ini cewek semua. Kedatangan tuan Collins kesini sebenernya bertujuan untuk meminang salah satu putri tuan bennet dan disuruh oleh sponsor yang membiayai dia selama ini Lady Catherine. Niat awalnya sih Mr. Collins mau ngelamar Jane, tapi dengan bangga nya si ibu bennet bilang jane udah mau tunangan (padahal belum tau kan, pede banget nih si ibu) trus dia merekomendasikan Lizzy untuk jadi calon istri si collins itu.

Scene selanjutnya pesta dansa. Pesta dansa yang diadaain sama keluarga Bingley. Nah disini bisa ku bilang pesta dansa resmi gitu soalnya semua tamu gunain dress terbaiknya tak terkecuali putri-putri keluarga bennet. Yah Seperti biasa lah pesta dansa pasti ada yang nama nya dansa. Si Jane pasti dansa dengan si Bingley sementara si Lizzy galau soalnya Wickham nya gak ada. Akhirnya diketahui si Wickham  sudah di pindah poskan.  Kemudian si Lizzy dapat undangan dansa dari Mr.Collins dengan terpaksa ia menerimanya. Setelah itu Lizzy dapet undangan dansa lagi kali ini dengan Mr.Darcy. ini adegan kedua yang aku suka. Mr Darcy dansa sama Lizzy Y.

terus terus setelah pesta dansa itu keesokannya tuan collins ngelamar si lizzy, dan untungnya ditolak sama si lizzy. alhamdulillah #sujudsyukur. Oke balik lagi ke jane, hubungan jane bisa dibilang kandas tanpa ada ikatan sebelumnya #ehehe . trus karena galau (lagi dan lagi) jane di pindahkan ke london dan lizzy yang galau gara-gara wickham, menolak mr.collins(mungkin) dan kesepian ditinggal jane akhirnya pergi juga kerumah temennya Charlotte (oh iya ternyata abis ngelamar liizzy dan ditolak ternyata Mr.collins ngelamar charlotte dan diterima, hmm pantang menyerah juga ya rupanya tuan collins ini). Dirumah pasangan collins si lizzy diajak ke kediaman Lady Chaterine. Aku selalu percaya kalau jodoh gak kemana soalnya di  kediaman Lady Chaterine lizzy ketemu sama darcy yang dimana si darcy itu ponakannya si lady ini. Berlanjutlah ke acara makan memakan #lho acara makan malam maksudnya.

Engg ingg engg...keesokannya si Lizzy ditembak sama Darcy (nyatakan cinta gitu maksudnya). Darcy bilang dia udah gak tahan nahan perasaannya dan berusaha untuk mengabaikan segala embel embel yang melekat sama dia berharap elizabeth mau nerima dia. Sebenernya Lizzy pasti juga suka (kalau aku sih pasti suka, darcy ganteng oooyY #halah #gakadayangnanya) namun karena prejudice yang besar dari Lizzy terhadap darcy tentang Jane dan Wickham ditolaklah si Darcy ini. Hiks hiks...

Karena ngerasa dia menjadi tertuduh Darcy nulis surat untuk Lizzy ngebahas tentang Jane-Bingley dan juga kejahatan yang dilakuin Wickham. Lizzy sedih, namun nasi udah jadi bubur gak bisa kembali jadi nasi apalagi beras.

Lizzy pun diajak pergi sama paman bibi nya (ngilangin galau mungkin) . lagi dan lagi  Aku selalu percaya kalau jodoh gak kemana soalnya di sana paman-bibi ngajak ke Pamberly yang notabene nya rumah mr.darcy. Lizzy dikenalkan sama adik darcy dan ternyata adiknya udah kenal banget sama lizzy gara gara darcy sering banget cerita ....ah so sweet...

Belum selesai masalah Jane, keluarga ini dapat masalah lagi. Lidya kabur dan ditemukan sudah menikah dengan Mr. Wickham. Dan dalang penyelamat adalah mas Darcy ini (dia yang biayain semua urusan Lidya dan Wickham).

Bingley dateng lagi, kali ini dia serius untuk ngelamar Jane. Dan lagi lagi helping man kita adalah Mr.Darcy. aku yakin banget lizzy tambah sayang sama darcy. Lady Chaterine datang, kali ini dia ngancem lizzy agar gak nikah sama darcy karena darcy itu udah dijodohin sama anaknya Anna(anna atau anne ya?). Lizzy galau, dia gak bisa tidur, dia keluar rumah cari udara segar dan ternyata darcy juga gak bisa tidur dia nemuin lizzy pagi buta itu. Dan terjadilah adegan penembakan yang kedua, dan hasilnya...... *drumroll* .......DITERIMA.... yeay!!!

 

Semua keluarga gak percaya kenapa lizzy suka darcy jelas jelas mereka itu musuh bebuyutan, namun kalau cinta siapa yang tau, iya gak?? Hahaha :D kan dari benci bisa tumbuh cinta

Nah sekian dulu postan gue kali ini, post an tentang pride and prejudice akan gue lanjut nanti ... bye bye 


 

0 komentar on "Review Film: Pride and Prejudice (2005)"

Posting Komentar

 

Catatan Tangan Syifa Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal