yaaa.... jatuh cinta sama sebuah film Pride and Prejudice....
Jadi baru-baru ini aku ke toko
buku gramedia , biasa hunting-hunting buku gitu abis bosen kan dirumah diem
aja. Sesampainya di gramed mulai sesi cari mencari buku, dan sesi kalap mata
dan kuras dompet (buku nya mahal). Pas lagi liat-liat sekilas ngeliat rak buku
roman gitu dan ngeliat buku Pride and Prejudice nya Jane Austen . tanpa pikir
panjang akhirnya ngambil lah buku itu (ya walaupun harganya sedikit gak
bersahabat untuk kantong mahasiswa bokek yang sedang dalam proses liburan).
Karena penasaran sama buku pride
and prejudice akhirnya aku buka lah buku nya dan baca layaknya orang ke hausan.
Selesai baca buku nya seperti orang kecanduan saya mencari film nya dan
akhirnya ketemu lah movie Pride and Prejudice (2005). Sama dengan novel nya
film ini dimulai dengan menceritakan tentang keluarga Bennet yang heboh
gara-gara mereka mendengarkan keluarga kaya Bingley datang dan berencana
menetap ke Netherfield. Mereka sibuk untuk mempersiapkan segalanya. Keluarga
Bennet itu terdiri dari 5 orang bersaudara Jane Bennet yang sangat cantik,
Elizabeth Bennet yang pintar, Mary Bennet yang pendiam, Lidya Bennet dan Kitty
Bennet yang mungkin menurutku sama-sama centil
Scene selanjutnya ada di pesta
dansa dimana keluarga bennet hadir semua karena tak ingin ketinggalan untuk
melihat Keluarga Bingley. Saat yang dinantikan tiba, keluarga Bingley hadir.
Tuan Charles Bingley (Mr.Bingley), Charoline Bingley dan sahabat baik
Mr.Bingley yakni William Darcy (Mr. Darcy). Karakter Mr. Bingley sangat ramah
dan baik hati berbeda 180 derajat dengan sahabat nya, Mr. Darcy yang terkesan
angkuh dan dingin. Adegan pertama yang kusuka adalah saat keluarga Bingley dan
Mr. Darcy datang, saat tatapan mata Darcy dan Elizabeth bertemu untuk pertama
kalinya. (Menurutku tatapan mata ini yang dari awal membuat Darcy mungkin jatuh
cinta sama Elizabeth, tatapan mata yang beda dari cewek Inggris kebanyakan pada
era itu)
Scene berikut bisa ditebak lah
Mrs. Bennet menjodohkan Putri Sulung nya Jane Bennet dengan Mr. Bingley, dan
bisa ditebak juga Mr. Bingley juga suka (dari gerak-gerik nya ketauan banget,
tatapan mata Mr. Bingley ke Jane itu tatapan mata cinta banget #eeaaaa)
Trus balik ke pasangan yang aku
sukai Elizabeth dan Darcy gencatan senjata diantara mereka terus terjadi,
prasangka diantara keduanya terus menerus bertumpuk. Elizabeth mengira darcy
jahat terhadap Wickham ---tentara yang diam-diam mencuri hati lizzy---
Ngomong-ngomong soal wickham, wickham itu yang main the boys and the striped
pyjamas yang jadi tentara bukan sih? Soal nya mukanya mirip gitu.
Trus muncul lagi tokoh bernama
Mr.Collins. Mr.Collins ini adalah sepupu keluarga bennet. Jadi jika ayah mereka
Mr. Bennet meninggal rumah mereka otomatis jatuh ke Collins ini karena anak
dari Mr.Bennet ini cewek semua. Kedatangan tuan Collins kesini sebenernya
bertujuan untuk meminang salah satu putri tuan bennet dan disuruh oleh sponsor
yang membiayai dia selama ini Lady Catherine. Niat awalnya sih Mr. Collins mau
ngelamar Jane, tapi dengan bangga nya si ibu bennet bilang jane udah mau
tunangan (padahal belum tau kan, pede banget nih si ibu) trus dia
merekomendasikan Lizzy untuk jadi calon istri si collins itu.
Scene selanjutnya pesta dansa.
Pesta dansa yang diadaain sama keluarga Bingley. Nah disini bisa ku bilang
pesta dansa resmi gitu soalnya semua tamu gunain dress terbaiknya tak
terkecuali putri-putri keluarga bennet. Yah Seperti biasa lah pesta dansa pasti
ada yang nama nya dansa. Si Jane pasti dansa dengan si Bingley sementara si
Lizzy galau soalnya Wickham nya gak ada. Akhirnya diketahui si Wickham sudah di pindah poskan.Kemudian si Lizzy dapat undangan dansa dari
Mr.Collins dengan terpaksa ia menerimanya. Setelah itu Lizzy dapet undangan
dansa lagi kali ini dengan Mr.Darcy. ini adegan kedua yang aku suka. Mr Darcy
dansa sama Lizzy Y.
terus terus setelah pesta dansa
itu keesokannya tuan collins ngelamar si lizzy, dan untungnya ditolak sama si
lizzy. alhamdulillah #sujudsyukur. Oke balik lagi ke jane, hubungan jane bisa
dibilang kandas tanpa ada ikatan sebelumnya #ehehe . trus karena galau (lagi
dan lagi) jane di pindahkan ke london dan lizzy yang galau gara-gara wickham,
menolak mr.collins(mungkin) dan kesepian ditinggal jane akhirnya pergi juga
kerumah temennya Charlotte (oh iya ternyata abis ngelamar liizzy dan ditolak
ternyata Mr.collins ngelamar charlotte dan diterima, hmm pantang menyerah juga
ya rupanya tuan collins ini). Dirumah pasangan collins si lizzy diajak ke
kediaman Lady Chaterine. Aku selalu percaya kalau jodoh gak kemana soalnya di kediaman Lady Chaterine lizzy ketemu sama
darcy yang dimana si darcy itu ponakannya si lady ini. Berlanjutlah ke acara
makan memakan #lho acara makan malam maksudnya.
Engg ingg engg...keesokannya si
Lizzy ditembak sama Darcy (nyatakan cinta gitu maksudnya). Darcy bilang dia
udah gak tahan nahan perasaannya dan berusaha untuk mengabaikan segala embel
embel yang melekat sama dia berharap elizabeth mau nerima dia. Sebenernya Lizzy
pasti juga suka (kalau aku sih pasti suka, darcy ganteng oooyY #halah #gakadayangnanya)
namun karena prejudice yang besar dari Lizzy terhadap darcy tentang Jane dan
Wickham ditolaklah si Darcy ini. Hiks hiks...
Karena ngerasa dia menjadi
tertuduh Darcy nulis surat untuk Lizzy ngebahas tentang Jane-Bingley dan juga
kejahatan yang dilakuin Wickham. Lizzy sedih, namun nasi udah jadi bubur gak
bisa kembali jadi nasi apalagi beras.
Lizzy pun diajak pergi sama paman
bibi nya (ngilangin galau mungkin) . lagi dan lagi Aku selalu percaya kalau jodoh gak kemana
soalnya di sana paman-bibi ngajak ke Pamberly yang notabene nya rumah mr.darcy.
Lizzy dikenalkan sama adik darcy dan ternyata adiknya udah kenal banget sama
lizzy gara gara darcy sering banget cerita ....ah so sweet...
Belum selesai masalah Jane,
keluarga ini dapat masalah lagi. Lidya kabur dan ditemukan sudah menikah dengan
Mr. Wickham. Dan dalang penyelamat adalah mas Darcy ini (dia yang biayain semua
urusan Lidya dan Wickham).
Bingley dateng lagi, kali ini dia
serius untuk ngelamar Jane. Dan lagi lagi helping man kita adalah Mr.Darcy. aku
yakin banget lizzy tambah sayang sama darcy. Lady Chaterine datang, kali ini
dia ngancem lizzy agar gak nikah sama darcy karena darcy itu udah dijodohin
sama anaknya Anna(anna atau anne ya?). Lizzy galau, dia gak bisa tidur, dia
keluar rumah cari udara segar dan ternyata darcy juga gak bisa tidur dia nemuin
lizzy pagi buta itu. Dan terjadilah adegan penembakan yang kedua, dan
hasilnya...... *drumroll* .......DITERIMA.... yeay!!!
Semua keluarga gak percaya kenapa
lizzy suka darcy jelas jelas mereka itu musuh bebuyutan, namun kalau cinta
siapa yang tau, iya gak?? Hahaha :D kan dari benci bisa tumbuh cinta
Nah sekian dulu postan gue kali
ini, post an tentang pride and prejudice akan gue lanjut nanti ... bye bye
0
komentar on "Review Film: Pride and Prejudice (2005)"
0 komentar on "Review Film: Pride and Prejudice (2005)"
Posting Komentar